Senin, 10 April 2017

Studi: Perubahan Iklim Diprediksi Akan Akibatkan Turbulensi Pesawat Makin Sering Dan Lebih Besar

Ilmuwan Prediksi Perubahan Iklim Akan Akibatkan Turbulensi Pesawat Makin Sering dan Lebih Besar - Sering bepergian memakai pesawat terbang? Bila ya, maka pastinya Anda sudah tidak aneh lagi dengan sebuah keadaan dimana tiba-tiba terjadi guncangan yang dialami oleh pesawat, atau yang lebih umum disebut dengan turbulensi.
Ilmuwan Prediksi Perubahan Iklim Akan Akibatkan Turbulensi Pesawat Makin Sering dan Lebih  Studi: Perubahan Iklim Diprediksi Akan Akibatkan Turbulensi Pesawat Makin Sering dan Lebih Besar
Turbulensi Pesawat
Walaupun dianggap sebagai insiden yang masuk akal dalam sebuah penerbangan, turbulensi sekecil apapun skala guncangannya niscaya sangatlah tidak menyenangkan. Bahkan untuk beberapa orang yang mempunyai ketakutan sendiri (sindrom) dengan penerbangan, turbulensi kecil sanggup menjadikan kekhawatiran besar dan stress berat baginya.

Lantas, mengapa turbulensi sanggup terjadi? Pada dasarnya turbulensi terjadi ketika terdapat sejumlah massa udara yang bergerak pada satu kecepatan tertentu bertemu dengan massa udara lain yang bergerak pada kecepatan yang berbeda. Akibat dari pertemuan kedua massa udara tersebut, menimbulkan adanya pergeseran mendadak dalam pedoman udara, dan pada akhirnya menimbulkan udara bergerak tak beraturan. Nah, jikalau pesawat yang kita tumpangi melewati atau masuk ke dalam massa udara tersebut, maka terjadilah turbulensi atau guncangan pada pesawat.

Berkaitan dengan turbulensi pesawat dalam penerbangan, maka baru-baru ini para ilmuwan memperkirakan jikalau nantinya turbulensi akan terjadi makin sering dan makin besar skala guncangannya jawaban perubahan iklim. Dikutip dari The Huffington Post dan Pop Science dikabarkan bahwa melalui hasil studi yang dilakukan oleh Dr. Paul Williams dari University of Reading (Inggris), mendapati jawaban dari perubahan iklim ketika ini akan menciptakan konsentrasi karbondioksida dua kali lebih besar, kesudahannya perubahan angin (sejumlah massa udara) baik kecepatan dan arah secara tiba-tiba makin lebih besar pula terjadi.

Disebutkan pula dalam hasil studi tersebut persentase peningkatan terjadinya turbulensi, dimana turbulensi skala kecil (ringan) akan meningkat menjadi 59 persen, turbulensi ringan hingga dengan sedang meningkat menjadi 75 persen, turbulensi sedang meningkat 94 persen, turbulensi sedang hingga besar meningkat 127 persen, dan turbulensi dalam skala sangat besar (parah) mencapai 149 persen.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, walaupun dianggap menjadi hal yang wajar, namun semakin besar peningkatan terjadinya turbulensi dengan skala yang lebih besar pula, maka tentunya akan mengurangi kenyamanan dalam penerbangan, dan duduk perkara yang tak kalah serius yaitu memperbesar risiko terjadinya cidera baik bagi penumpang, maupun bagi awak yang bekerja di dalam pesawat, jawaban guncangan.


Selain itu, hasil penelitian juga mengklaim, perubahan iklim menjadikan makin bertambahnya konsumsi materi bakar pesawat dalam sebuah penerbangan, dan menambah besar risiko kerusakan pada pesawat itu sendiri.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Studi: Perubahan Iklim Diprediksi Akan Akibatkan Turbulensi Pesawat Makin Sering Dan Lebih Besar Rating: 5 Reviewed By: syahna